Cara cepat penjodohan dari padepokan Gamprit


Bagaimana cara cepat menjodohkan murai batu? Banyak tips banyak cara. Salah satu cara cepat menjodohkan burung murai batu adalah dengan “main semprot” ke burung pejantan. Bagaimana maksudnya? Bagaimana langkah-langkah operasionalnya? Sabaarrr…

Di bawah ini saya turunkan artikel dari H Ari Suprawadi S Kom yang di pergaulan dunia burung sering saya sapa Wak Haji atau Om Arkum. Sudah lama sebenarnya saya mesan artikel dari Wak Haji, dan baru kesampaian hari ini terkirim. Selain artikel ini, insya Allah, akan meluncur juga artikel Wak Haji yang lain, yakni 1. Alasan Memelihara Burung dan Breeding Burung; 2. Trik Singkat membuat Anis Merah Bunyi; 3. Cara Mudah Menjodohkan Anis Merah; 4 Beternak Branjangan ala Padepokan Gamprit. Oke kita mulai saja…

Ini nih:

Pilih indukan murai batu jantan yang sudah gacor dan sudah siap ditangkarkan (sebaiknya usia lebih dari 2 tahun).
Siapkan indukan betina murai batu yang sudah siap.
Siapkan kandang dengan perlengkapan yang diperlukan (bahan sarang letakkan di dasar kandang, glodokan atau kotak buat sarang dll, maaf tidak dibahas satu-persatu karena diasumsikan sudah memahami dan bisa dibaca di http://www.kicaumania.org atau http://www.omkicau.com. Catatan Om Kicau: lihat misalnya di artikel Kandang penangkaran burung).
Untuk penjodohan sebaiknya dilakukan hari libur (Sabtu/Minggu) dengan pemikiran kita bisa memantau kondisi burung bila belum berjodoh dan burung berkelahi.
Masukkan indukan betina ke kandang breeding, usahakan pagi hari. Dengan tujuan agar betina murai batu bisa mengenal lingkungan terlebih dahulu dan bisa mencari perlindungan bila disatukan dengan indukan jantan. Jangan lupa beri makanan dulu supaya tidak kelaparan jika dikejar-kejar yang jantan.
Siapkan alat penyemprot yang sudah diisi air (seperti alat semprot yang biasa untuk menyemprot memandikan burung).
Sekitar 2 jam kemudian baru masukkan indukan jantannya, dan perhatikan dengan seksama. Biasanya si jantan akan segera menyerang si betina dan saling mencekram, bila hal ini terjadi semprot si jantan dengan semprotan yang sudah kita sediakan sampai kuyup. Lakukan hal ini bila si jantan mulai menyerang lagi. Biasanya untuk jantan yang galak akan selalu menyerang betinanya ketika betinanya bergerak dan sebaliknya ketika betinanya diam si jantan juga akan diam. Nah untuk itu perhatikan dengan seksama dan semprot jantannya bila si jantan menyerang betina. Kuncinya adalah ketika jantannya basah kuyup dia akan sibuk merapihkan bulunya dan tidak akan galak lagi seperti ketika dia dalam keadaan kering. Lakukan hal tersebut secara sabar dan berulang sampai jantan tidak menyerang lagi, untuk hal ini kemungkinan anda akan beruntung karena kurang dari 5 menit kadang si jantan berubah tidak menjadi galak lagi dan bisa ditinggal.
Terkait trik nomor 7 yang merupakan trik kunci tersebut adalah, biasanya kedua pasangan belum jadi itu akan tetap berkelahi ketika berebut makanan, untuk hal tersebut mohon tetap waspada dan berikan porsi makanan terutama jangkrik dengan porsi yang lebih banyak.
Jika point No. 7 dan No. 8 tidak berhasil, maka sebaiknya indukan dipisah kembali dan bisa dicoba 1 minggu kemudian dengan menambah EF masing-masing agar cepat birahi.

Trik ini tidak dapat menjadi acuan baku dan butuh kreativitas dan kesabaran, namun trik ini juga sudah teruji untuk mejodohkan beberapa murai batu dan anis kembang, anis merah dan kacer di Padepokan Gamprit.

Bila kita beruntung maka jangan heran bila anda mendapati burung sudah jodoh tidak lebih dari 5 menit saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s